BANYUMAS - Harmoni lintas iman menggema syahdu dalam balutan Halalbihalal di Pura Pedaleman Giri Kendeng Klinting, Somagede, Kabupaten Banyumas, Kamis (09/04/2026).
Berdasarkan Informasi dari Ketua PD IPARI Banyumas, Lubab Habiburrohman kepada awak media melakui jaringan telpon Sabtub (11/04/2026), ratusan tokoh agama dan penyuluh dari berbagai keyakinan berkumpul dalam satu majelis kebersamaan yang sarat makna persaudaraan dan kedamaian.

Kegiatan Halalbihalal yang dipadukan dengan Dharma Santi dan Paskah ini mempertemukan tiga perayaan besar, Islam, Hindu, dan Kristen, dalam satu ruang spiritual.
Momentum tersebut menjadi bukti bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang, melainkan jembatan untuk saling memahami dan menguatkan persatuan dan kesatuan Umat di Kabupaten Banyumas.
Ketua PD IPARI Banyumas, Lubab Habiburrohman, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ia menyatakan,
“Ini bukan sekadar seremonial, tetapi bukti nyata bahwa penyuluh agama hadir sebagai perekat umat, bukan pemisah. Perbedaan adalah anugerah yang wajib kita syukuri bersama, " ungkapnya.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
“Halalbihalal lintas iman ini adalah wujud nyata moderasi beragama. Pemilihan pura sebagai lokasi menjadi simbol keterbukaan dan penghormatan terhadap rumah ibadah sesama, " terangnya.
Kasi Bimas Islam Kemenag Banyumas, Agus Setiawan, mengingatkan bahwa kerukunan harus dirawat dalam keseharian. Ia menyampaikan,
“Sinergi lintas iman tidak boleh berhenti di momentum seperti ini. Kerukunan harus hidup dan tumbuh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, " terangnya.
Sementara Ketua PHDI Kabupaten Banyumas, Slamet, menyambut hangat seluruh peserta yang hadir.
“Kami bangga dan bahagia. Pura ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi ruang persaudaraan. Banyumas adalah tanah subur bagi kerukunan umat, tutuenya
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat melalui doa lintas agama, sambutan para tokoh, serta ramah tamah yang mempererat kebersamaan.
Pura sebagai lokasi kegiatan menjadi simbol bahwa setiap rumah ibadah adalah ruang suci yang patut dijaga dan dimuliakan bersama.
Berdasarkan pantauan panitia di lokasi, para peserta berharap Halalbihalal lintas iman ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Harapan itu ditegaskan dalam pesan bersama, untuk saling toleransi, kuatkan persaudaraan, dan mewariskan kedamaian bagi generasi mendatang.
IPARI Banyumas berkomitmen menjadi garda terdepan dalam merajut harmoni melalui program Rajut Topimas demi Banyumas yang damai dan inklusif.
(Djarmanto-YF2DOI)

Updates.