BANYUMAS – Halaman Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Banyumas berubah menjadi pasar edukatif penuh keceriaan pada Sabtu Pagi (24/01/2026).
Kegiatan Market Day yang diprakarsai siswa kelas 3 ini diikuti empat rombongan belajar yang terbagi dalam 16 kelompok kecil, menyajikan aneka kuliner sehat hasil kreativitas siswa dengan harga terjangkau Rp2.000 hingga Rp5.000. Program ini menjadi sarana pembelajaran langsung tentang wirausaha, kejujuran, dan tanggung jawab sejak dini.

H. Sabar Munanto selaku kepala madrasah menegaskan bahwa Market Day adalah bentuk pendidikan karakter yang hidup dan menyentuh nilai akhlak.

“Market Day bukan sekadar jual beli, tetapi pendidikan akhlak, kemandirian, dan kejujuran sejak dini. Di sinilah anak-anak belajar tanggung jawab dan keberanian dengan cara yang menggembirakan, ” tegasnya, seraya menyebut sinergi guru dan wali murid sebagai kunci keberhasilan kegiatan tersebut.

Kolaborasi kuat itu juga diakui para wali murid. Retno menyampaikan apresiasinya dengan penuh bangga.
“Saya sangat senang kegiatan ini terselenggara. Anak-anak jadi berani berlatih, mulai dari persiapan di rumah sampai cara mereka menawarkan dagangan kepada pembeli, ” ujarnya, menilai Market Day mampu membentuk mental mandiri dan percaya diri anak secara nyata.
Antusiasme turut dirasakan siswa dari kelas lain. Berlian, siswa kelas 4B, tampak riang berkeliling stand jajanan.
“Seru sekali, banyak pilihan jajanan sehat dan harganya murah-murah, ” katanya, sambil menunjukkan belanjaannya sebagai bukti meriahnya suasana pasar edukatif tersebut.
Guru kelas 3, Sumali, menegaskan bahwa Market Day merupakan bagian dari implementasi kurikulum berbasis praktik.
“Ini adalah praktik nyata pembelajaran. Setelah kegiatan selesai, anak-anak wajib membuat laporan sederhana tentang jenis jajanan, modal awal, jumlah yang terjual, hingga total keuntungan, ” jelasnya, sebagai upaya melatih literasi numerasi, disiplin, dan tanggung jawab akademik.
Melalui Market Day ini, MIN 3 Banyumas meneguhkan komitmennya membentuk generasi yang berakhlak mulia, kreatif, dan berjiwa wirausaha. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang disinari nilai religius, dikuatkan sinergi guru dan wali murid, serta dijalankan dengan semangat kebersamaan, mampu melahirkan pembelajaran bermakna yang penuh keberkahan.
(Humas MIN3Bms/YF2DOI)
