KH Slamet Subakhi Nyalakan Cahaya Ahkam di Dinkes Banyumas

    KH Slamet Subakhi Nyalakan Cahaya Ahkam di Dinkes Banyumas
    KH Slamet Subakhi Nyalakan Cahaya Ahkam di Dinkes Banyumas

    BANYUMAS - Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, menjadi ruang bertemunya ilmu, iman, dan pengabdian, di aula, Kamis Pagi (22/01/2026)

    KH. Slamet Subakhi, S.H.,  menyampaikan Kajian Tematis Ayat dan Hadits Ahkam dalam rangka momentum Isra Mi’raj, dengan menegaskan perintah sholat sebagai fondasi kehidupan, merujuk firman Allah, “Aqîmûsh shalâh” (QS. Al-Baqarah: 43).

    Kegiatan ini bertujuan meneguhkan kesadaran beribadah secara hukum syariat sekaligus membumikan nilai spiritual dalam dunia kerja pelayanan kesehatan.

    Kajian ini diikuti oleh jajaran pejabat Dinas Kesehatan, ASN, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas dan rumah sakit se-Kabupaten Banyumas melalui luring dan daring via Zoom.

    Kehadiran lintas unit tersebut menunjukkan kuatnya sinergi antara pimpinan dan seluruh elemen aparatur dalam menghidupkan suasana kerja yang religius, sehat secara batin, dan profesional dalam pengabdian kepada masyarakat.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, dr. Dani Esti Novia, yang diwakili panitia, menekankan pentingnya pendekatan agama dalam membangun etos kerja.

    “Penyampaian materi yang komunikatif, disertai dialog dan tanya jawab, membuat suasana kajian terasa hidup, mbetahi, dan asyik. Nilai agama harus menjadi energi positif dalam pelayanan kesehatan, ” pesannya.

    KH. Slamet Subakhi, S.H.,  menegaskan bahwa kajian Ayat dan Hadits Ahkam merupakan dasar untuk memahami ibadah secara benar menurut hukum Islam.

    “Ibadah bukan hanya rutinitas, tetapi harus dipahami landasan hukumnya agar melahirkan ketenangan batin dan keikhlasan dalam bekerja, ” tegas beliau di hadapan para peserta.

    Pelaksanaan kajian berlangsung dengan metode dialog interaktif dan tanya jawab terbuka.

    Suasana penuh keakraban dan antusiasme terasa ketika peserta aktif berdiskusi, mencerminkan semangat belajar dan haus akan pemahaman agama yang aplikatif.

    “Model seperti ini membuat materi lebih mudah diterima dan membekas, ” ungkap salah satu peserta dari unsur ASN.

    Melalui kajian ini, diharapkan tumbuh peningkatan spiritualitas, etika, dan profesionalisme aparatur kesehatan Banyumas.

    Nilai Ahkam tidak hanya menjadi pedoman ibadah personal, tetapi juga menjadi cahaya yang menuntun pelayanan publik agar lebih humanis, amanah, dan penuh tanggung jawab, sejalan dengan misi besar kesehatan yang menyehatkan jasad sekaligus menenteramkan jiwa.

    (Djarmanto-YF2DOI)

    banyumas kh slamet subakhi dinkes banyumas cahaya ahkam
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Humas Kemenag Banyumas dan 9 Humas Madrasah...

    Artikel Berikutnya

    MIN 3 Banyumas Sulap Market Day Jadi Ladang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Tiingkatkan Kesehatan dan Disiplin, Warga Binaan Blok T5 Ikuti Senam Pagi
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    Tertib Administrasi dan Transparansi Pajak, Lapas Narkotika Purwokerto segera Terbitkan Bukti Potong PPh Pasal 21
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami