Pascakebakaran Dawuhan Wetan, Kemenag Banyumas Hadir Menyapa dan Menguatkan Warga

    Pascakebakaran Dawuhan Wetan, Kemenag Banyumas Hadir Menyapa dan Menguatkan Warga
    Pascakebakaran Dawuhan Wetan, Kemenag Banyumas Hadir Menyapa dan Menguatkan Warga

    BANYUMAS - Di tengah sisa puing dan doa yang lirih dipanjatkan, kepedulian negara hadir menyapa luka warga. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, H. Ibnu Asaduddin, mengunjungi rumah wali murid MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan yang tertimpa musibah kebakaran, Jumat (2/1/2026) siang sekitar pukul 14.50 WIB, di Desa Dawuhan Wetan, Kabupaten Banyumas.

    “Kami datang bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa penguatan batin. Keluarga yang tertimpa musibah ini tidak sendiri. Kementerian Agama hadir untuk membersamai dan menguatkan, ” ujar H. Ibnu Asaduddin di sela kunjungannya.

    Dalam kunjungan kemanusiaan tersebut, Kakan Kemenag Banyumas menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp2 juta kepada keluarga korban. Bantuan tersebut bersumber dari amanah zakat para ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, yang dihimpun sebagai wujud kepedulian kolektif terhadap warga yang tertimpa musibah.

    “Semoga bantuan ini menjadi wasilah kebaikan, meringankan beban, dan menghadirkan keberkahan bagi keluarga yang sedang diuji, ” tuturnya.

    Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala MI Ma’arif NU 1 Dawuhan Wetan, Umi Rohayati, S.Ag, bersama dewan guru. H. Ibnu menegaskan, kehadiran madrasah dalam situasi duka merupakan cerminan nilai pendidikan yang berakar pada empati dan ukhuwah.

    “Madrasah bukan hanya tempat belajar ilmu, tetapi juga ruang tumbuhnya kepedulian dan kebersamaan. Ketika wali murid tertimpa musibah, di situlah keluarga besar madrasah harus saling menguatkan, ” tegasnya.

    Korban kebakaran, Suwarto, warga RT 001/RW 002 Desa Dawuhan Wetan, menuturkan kronologi awal kejadian saat berdialog langsung dengan Kepala Kemenag Banyumas.

    “Kejadiannya begitu cepat, Pak. Api muncul dari kamar lalu merembet ke bagian lain rumah. Kami hanya bisa berusaha semampunya dan pasrah, semoga ini menjadi ujian yang membawa hikmah, ” ungkapnya.

    Ia menambahkan, kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 19.30  WIB berkat keterlibatan berbagai unsur.

    “Alhamdulillah, api bisa dipadamkan berkat bantuan Damkar, TNI-Polri, PMI, PLN, Satlinmas, KSB Kedungbanteng, serta gotong royong warga setempat, ” tuturnya.

    Menanggapi hal tersebut, H. Ibnu Asaduddin mengapresiasi sinergi dan kepedulian semua pihak.

    “Gotong royong adalah kekuatan sosial kita. Dari kebersamaan inilah lahir ketangguhan umat dalam menghadapi musibah, ” ujarnya.

    Di akhir kunjungan, H.mIbnu Asaduddin juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik rumah tangga sebagai ikhtiar pencegahan.

    “Musibah adalah takdir AllahSWT, tetapi ikhtiar pencegahan adalah kewajiban. Mari kita perhatikan instalasi listrik dan gunakan kabel sesuai standar agar kejadian serupa tidak terulang, ” pesannya.

    Usai menyerahkan bantuan dan menyampaikan pesan kemanusiaan serta keagamaan, rombongan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melanjutkan agenda kegiatan selanjutnya.

    (Djarmanto-YF2DOI)

    banyumas kemenag banyumas
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Jerit Sunyi Seorang Anak, Hukum diharap...

    Artikel Berikutnya

    PC Pagar Nusa Banyumas Buka Gerbang Negeri...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Bapas Kelas II Purwokerto Gelar Sidang TPP Bahas Kesiapan Pendampingan Pidana Kerja Sosial
    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Tiingkatkan Kesehatan dan Disiplin, Warga Binaan Blok T5 Ikuti Senam Pagi
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    Tertib Administrasi dan Transparansi Pajak, Lapas Narkotika Purwokerto segera Terbitkan Bukti Potong PPh Pasal 21

    Ikuti Kami