ORARI Banyumas Rayakan HUT ke-52: Pererat Silaturahmi, Perkuat Pengabdian

    ORARI Banyumas Rayakan HUT ke-52: Pererat Silaturahmi, Perkuat Pengabdian
    Halal Bihalal dan HUT Ke-52 ORARI Banyumas Bersatu Berkarya Mendunia

    BANYUMAS - Suasana khidmat penuh keberkahan menyelimuti perayaan Halal Bihalal sekaligus peringatan HUT ke-52 Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kabupaten Banyumas. Acara yang digelar pada Selasa malam, 14 April 2026, di sekretariat Jalan Brigjen HM. Bachroen, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, ini menjadi momen berharga untuk mempererat tali silaturahmi di antara para pegiat komunikasi radio.

    Lebih dari sekadar pertemuan rutin, momentum ini diresapi sebagai ruang sakral untuk meneguhkan persaudaraan dan menguatkan peran vital komunikasi radio. Bagi para anggota, frekuensi yang terhubung bukan hanya sarana transmisi, melainkan ladang pengabdian yang sarat nilai religius dan kemanusiaan.

    Ketua ORARI Banyumas, Sugihardjo (YC2KIL), dalam sambutannya menekankan pentingnya kehadiran seluruh anggota.

    "Hal ini mempererat silaturahmi, dan meneguhkan kembali persatuan dalam bingkai Halal Bihalal yang penuh keberkahan ini, " ujarnya, seraya mengajak seluruh insan amatir radio untuk kembali menyatu dalam semangat ukhuwah.

    Senada dengan itu, Sekretaris ORARI Banyumas, Seto Eko Purwanto (YG2BXM), menambahkan, Momentum ini adalah ruang kebersamaan yang harus dirawat. Dari sinilah semangat organisasi tumbuh, hidup, dan terus mengakar kuat.

    Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini juga diisi dengan peluncuran arisan baru, sebuah simbol keberlanjutan kebersamaan dan kepedulian antar anggota.

    Dalam rangkaian peringatan HUT ke-52, ORARI Banyumas menggelar Special Call 8A52BMS pada tanggal 14–15 April 2026. Kegiatan ini mencakup berbagai band dan mode komunikasi, mulai dari 2 meter (145.100 MHz) hingga 80 meter (3.830 MHz), termasuk mode digital FT8 dan 40 meter (7.125 MHz). Seluruh aktivitas komunikasi dirancang dalam jadwal yang terstruktur, berlangsung dari pagi hingga malam hari.

    Ketentuan teknis yang ditegaskan dalam kegiatan ini adalah penggunaan format Callsign, laporan sinyal (RS), dan salam penutup (73) secara tertib dan profesional, sebagai wujud etika komunikasi yang bermartabat. Koordinator kegiatan, Yuniati (YD2RLO), menjelaskan makna di balik Special Call ini.

    "Special Call ini bukan sekadar teknis komunikasi, tetapi ikhtiar luhur mempererat persaudaraan dan meningkatkan kualitas operator secara berkelanjutan, " tegasnya, menggambarkan bagaimana gelombang radio menjadi jembatan hati yang menyatukan lintas wilayah hingga mancanegara.

    Penanggung jawab kegiatan, Imam Sulkhani (YB2CZV), mengingatkan para operator untuk senantiasa mengutamakan etika komunikasi.

    "Pegang prinsip ‘listen, listen and listening’ agar setiap frekuensi tetap tertib dan bermartabat, " himbaunya, menekankan pentingnya mendengarkan sebelum bertransmisi.

    Sambutan Ketua DPP ORARI Banyumas, Agus Nur Hadie (YD2PHB), yang disampaikan secara tertulis, menegaskan visi ke depan organisasi. "Usia ke-52 ini, ORARI Banyumas harus semakin solid, semakin luas memberi manfaat, dan terus menembus batas hingga tingkat nasional dan dunia, " terangnya, mengajak seluruh anggota untuk merapatkan barisan dan memperkuat sinergi serta kolaborasi dengan pemerintah dalam pengabdian sosial dan kebencanaan.

    Sekretaris DPP ORARI, Djarmanto (YF2DOI), menambahkan filosofi mendalam di balik usia 52 tahun.

    "Usia 52 adalah simbol ‘tuju’—tujuan, maka mari kembali pada tujuan menjadi anggota dan pengurus ORARI. Berpijak pada kebaikan lama dan bijak merespons kekinian, ORARI harus bersatu, berkarya, dan mendunia, " ujarnya.

    Sebagai bentuk apresiasi dan ungkapan syukur atas pengabdian tulus, Djarmanto menyampaikan kabar gembira.

    "Kami mendaftarkan Saudara Suwargo (YCD2CZM), penjaga malam sekaligus perawat sekretariat ORARI Banyumas, sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sektor informal atau BPU (Bukan Penerima Upah) dengan masa kepesertaan satu tahun lunas, terhitung mulai 15 April 2026 hingga 14 April 2027, " tambahnya.

    Langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan doa bersama agar setiap pengabdian, sekecil apapun, mendapatkan perlindungan dan keberkahan.

    Sebagai penghargaan partisipasi, peserta yang berhasil melakukan kontak dalam Special Call tidak perlu mengirimkan QSL Card. Sertifikat digital akan disediakan untuk setiap mode dan band, menandai adaptasi ORARI dalam era digital tanpa meninggalkan nilai tradisi.

    Acara ditutup dengan doa oleh Sabar Pambudi, dilanjutkan dengan prosesi tiup lilin dan pemotongan kue oleh ketua sebagai simbol syukur, serta ramah tamah yang penuh kehangatan. Dalam kebersamaan itu, gema harapan ditegaskan: ORARI Banyumas akan terus mengudara, bersatu dalam karya, dan menggaung hingga penjuru dunia.

    (Djarmanto) 

    orari amatir radio banyumas silaturahmi komunikasi pengabdian
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Jurnalis Indonesiasatu Jalin Sinergi Publikasi...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Kini Juga Hadir di KBRI Paris, Buku Rasa Bhayangkara Nusantara Kenalkan MBG Indonesia ke Masyarakat Perancis
    Kritikus Politik Faizal Assegaf Laporkan Jubir KPK ke Polda Metro Jaya
    Jurnalis Indonesiasatu Jalin Sinergi Publikasi dengan Humas Polresta Banyumas
    ORARI Banyumas Rayakan HUT ke-52: Pererat Silaturahmi, Perkuat Pengabdian
    Lintasi Medan Terjal, Kapolsek Wonosobo Pimpin Pencarian Petani Diduga Terseret Arus Way Semuong

    Ikuti Kami