Santri Ponpes Abdul Djamil Tebuireng 17 Raih Juara SANFFEST 2025 Kementerian Kebudayaan RI

    Santri Ponpes Abdul Djamil Tebuireng 17 Raih Juara SANFFEST 2025 Kementerian Kebudayaan RI
    Santri Ponpes Abdul Djamil Tebuireng 17 Raih Juara SANFFEST 2025 Kementerian Kebudayaan RI

    BANYUMAS - Santri Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. 

    Dalam ajang Santri Film Festival (SANFFEST) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, santri pesantren tersebut berhasil meraih Juara II kategori Nominasi Skenario Terbaik, (21/12/2025).

    Prestasi tersebut diraih melalui film pendek berjudul “Ghosob”, sebuah karya yang mengangkat nilai moral dan etika dalam kehidupan santri.

    Film ini ditulis sekaligus disutradarai oleh Faiz Musyafa, santri cabang Tebuireng 17, yang menampilkan pesan keislaman yang moderat dan relevan dengan kehidupan sosial masyarakat.

    Demikian yang disampaikan pengurus PP Abdul Djamil Tebu Ireng 17 Sokaraja, Banyumas Uat Choi kepada awak media Jum'at (26/12/2025).

    Faiz Musyafa mengungkapkan bahwa proses produksi film tersebut tidak berjalan mudah.

    “Sebagai sutradara sekaligus penulis film Ghosob, saya menghadapi tantangan yang cukup besar dalam proses produksi. Salah satunya adalah kesulitan dalam mengarahkan para santri sebagai pemeran, terutama karena usia saya yang tidak terpaut jauh dari mereka. Dalam beberapa situasi, masih diperlukan upaya ekstra agar proses pengarahan dapat berjalan dengan baik, ” ujarnya.

    Selain tantangan dalam pengarahan pemain, keterbatasan peralatan produksi juga menjadi kendala yang harus dihadapi tim. 

    “Kondisi tersebut menuntut kami untuk berpikir lebih kreatif dan bijaksana dalam memanfaatkan alat-alat yang tersedia, agar proses produksi tetap dapat berjalan secara optimal. Ini adalah awal proses saya, ” tambah Faiz.

    Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17. Lebih dari sekadar prestasi, keberhasilan tersebut diharapkan mampu memotivasi santri lainnya untuk terus berkarya dan menyalurkan gagasan positif melalui media kreatif, khususnya perfilman.

    Dengan prestasi di SANFFEST 2025 ini, Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 menegaskan komitmennya dalam mencetak santri yang tidak hanya unggul dalam keilmuan agama, tetapi juga kreatif, adaptif, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat melalui seni dan budaya.

    (Humas Choi/YF2DOI)

    banyumas tebuireng 17 sokaraja santri ponpes abdul djamiltebuireng 17
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    ORARI Banyumas Gerak Cepat 50  Personel...

    Artikel Berikutnya

    PC Pagar Nusa Banyumas Buka Gerbang Negeri...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KPK Dalami Peran Eks Stafsus Menag, Gus Alex, dalam Kasus Kuota Haji
    Tiingkatkan Kesehatan dan Disiplin, Warga Binaan Blok T5 Ikuti Senam Pagi
    Rancangan UU Disinformasi Ancaman Kebebasan Berekspresi?
    Tertib Administrasi dan Transparansi Pajak, Lapas Narkotika Purwokerto segera Terbitkan Bukti Potong PPh Pasal 21
    PA3KN DPR Gelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah Kebijakan untuk Penguatan Analisis APBN

    Ikuti Kami